Workshop Upaya Peningkatan Mutu Dan Keselamatan Pasien Dalam Standar Akreditasi Versi 2012 Bersama Kars

Sepunggur (06/06) – Selama ini yang sering menjadi keluhan rumah sakit adalah bagaimana mengimplementasikan peningkatan mutu dan keselamatan pasien dengan baik. Upaya peningkatan mutu adalah merupakan perbaikan kualitas secara terus menerus, perbaikan kinerja di tingkat RS dan manajemen mutu total. Namun harus diakui, mutu bersifat persepsi dan dipahami berbeda oleh orang yang berbeda, namun berimplikasi pada superioritas sesuatu hal. Karena itu untuk pengukuran mutu memerlukan indikator yang dapat digunakan untuk menilai mutu berbagai kondisi.

Ruang lingkup peningkatan mutu pelayanan dalam standar akreditasi rumah sakit meliputi:

  1. Pengukuran mutu dengan menggunakan indikator kunci / indikator prioritas baik di area klinis, area manajemen maupun di area sasaran keselamatan pasien.
  2. Pengukuran mutu / penilaian kinerja di unit kerja yang lebih dikenal dengan istilah standar pelayanan minimal di lingkup pemerintah.
  3. Penilaian kinerja individu baik untuk staf klinis maupun non klinis.
  4. Standarisasi asuhan klinis yang meliputi Patient center care, integrasi pelayanan dan pelaksanaan panduan praktik dan clinical pathway.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berdasarkan hal tersebut, maka dalam rangka membantu rumah sakit mempersiapkan akreditasi, Komisi Akreditasi RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor menyelenggarakan Workshop Upaya Peningkatan Mutu Dan Pelayanan Pasien Dalam Standar Akreditasi Versi 2012 Bersama KARS pada tanggal 6 – 8 Juni 2017. Adapun metode pelaksanaan workshop berupa presentasi / penyampaian materi dari narasumber KARS (Komisi Akreditasi Rumah Sakit) dr. Hanun Ernatyaswati, MARS dan dr. Yawestri Pudjiati G, MARS, tanya jawab dan latihan / studi kasus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *